News

Tholaal Badru Iringi Silaturrahim Kiai Ma'ruf di Pasantren Bandung

Tholaal Badru Iringi Silaturrahim Kiai Ma'ruf di Pasantren Bandung

BANDUNG BARAT -- Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH. Ma'ruf Amin berencana akan menghadiri berbagai acara di Bandung pada Ahad (20/1). Pagi ini, Kiai Ma'ruf menggelar silaturrahim bersama para ulama dan kiai di Pondok Pesantren Riyadlul Huda Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Kiai Ma'ruf dan rombongan tiba di pesantren tersebut sekitar pukul 09.00 WIB. kedatangan Kiai Ma'ruf tersebut disambut dengan shalawat Tholaal Badru yang dibacakan oleh santri Ponpes Riyadlul Huda.

Tholaal Badru ini merupakan shalawat yang dibacakan Kaum Anshor untuk menyambut kedatangan Nabi Muhammad di Kota Madinah setelah berhijrah dari Kota Makkah. Syair itu dibacakan karena kaum Anshor sangat mencintai nabi.

Ratuaan santri dan santriwati itu tampak berjejer menyambut kedatangan Kiai Ma'ruf. Mereka kompak mengenakan baju putih. Setelah itu, Kiai Ma'ruf langsung memasuki ruang pertemuan yang sudah dipenuhi dnegan para ulama Jawa Barat.


baca juga :

TRN#01 GELAR LOMBA VLOG “JOKOWI CHALLENGE” BERHADIAH 5 JUTA

Waspada "Free riding" Atau Penumpang Gelap Dalam Ekonomi

Warga Tetap Waspada Kalau-Kalau Gunung Merapi Meletus



Di antara ulama yang hadir dalam silaturrahim tersebut adalah Ketua MUI Kabupaten Bandung Barat, KH. Muhammad Ridwan. Selain itu, hadir juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily yang juga menjabat sebagai Juru bicara Tim Joko Widodo- KH Ma'ruf Amin.

Dalam sambutannya, KH. Ridwan merasa terhormat bisa menyambut kedatangan Kiai Ma'ruf di Kabupaten Jawa Barat. Di berharap, Kiai Ma'ruf bisa memajukan Kabupaten Bandung Barat setelah nantinya berhasil menjadi Wakil Presiden.

"Saya mendapatkan kehormatan untuk mengucapakan selamat datang di Kabupaten Bandung Barat ini. Kabupaten ini masih cukup muda. Pemerakaran dari Kabupaten Bandung," ujar KH. Ridwan di Pondok Pesantren Riyadlul Huda Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Ahad (20/1).

Sementara itu, Kiai Ma'ruf menjelaskan di depan para ulama tersebut bahwa Pilpres kali ini bukan hanya persoalan memilih pemimpin, tapi juga untuk menjaga ideologi bangsa. 

"Pilpres ini bukan hanya memilih, tapi punya beban yang berat dan starategis bahkan menyangkut dengan ideologi," kata Kiai Ma'ruf mengawali samabutannya.

ikuti kami juga di Twitter : 

https://twitter.com/trn01jokowi

Tidak boleh takut tantangan dan rintangan. Kita optimis. Jangan sampai ada pesimisme diantara kita. Jangan sampai ada yang bilang Indonesia punah. Kita optimis. Sesulit apapun rintangan… https://t.co/AEjNibRZmq

— timrelawannasional01 (@trn01jokowi) January 14, 2019
Bagikan Kiriman: