PojokNews

Indonesia Jadi Tuan Rumah KILH

Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia kembali mendapat kepercayaan menyelenggarakan konferensi internasional mengenai lingkungan hidup (KILH), yang dihadiri lebih dari 328 delegasi asing.

Acara yang berlangsung dari 12 sampai 14 November 2018 ini akan membahass agenda tentang aksi nyata konsumsi dan produksi berkelanjutan atau sustainable sonsumption and production (SCP) untuk kawasan Regional Asia Pasifik.

Tantangan global saat ini adalah masalah konsumsi sampah plastik, yang di mana diperlukan kolaborasi antara stake holder dalam bentuk aksi kongkrit. Seperti perubahan gaya hidup, dan kebijakan ramah lingkungan. Untuk itu, melaui kementrian lingkungan hidup dan kehutanan, Indonesia mengarahkan perubahan prilaku di pemerintahan melalui kebijakan barang dan jasa yang ramah lingkungan.

Menurut Mentri LHK, Siti Nurbaya, saat membuka konferensi 14th Asia Pacific Roundtable on Sustainable Consumption and Production (APRSCP), di Balai Kartini – Jakarta, “Salah satu syarat penting pembangunan berkelanjutan adalah mengubah pola produksi dan konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Seperti perubahan gaya hidup, dan kebijakan ramah lingkungan. Dan semua pihak harus terlibat dalam hal itu. Termasuk pemerintah dan warganya.”

Konferensi APRSCP ke 14 (The 14th Asia Pacific Roundtable for Sustainable Consumption and Production) ini diadakan pada 12 – 14 November 2018 di Balai Kartini, Jakarta. Konferensi APRSCP ini dilakukan bersama-sama dengan Forum Efisiensi dan Ekspo Sumber Daya Indonesia ke – 2 (IREFE ke-2).

Sementara tema sentral dari APRSCP ke-14 ini adalah tentang “Agenda Perubahan,” perubahan dalam pemerintah dengan mengarus utamakan kebijakan SCP, melibatkan sektor bisnis dan industri, dan melibatkan pemangku kepentingan lainnya dan masyarakat melalui inovasi, pengalaman, dan implementasi nyata di lapangan untuk lebih peduli lingkungan hidup.

Tema ini juga akan mencerminkan isu-isu yang relevan di Forum Politik Tingkat Tinggi (HLPF) dalam pembangunan berkelanjutan. Salah satunya “Transformasi Menuju Masyarakat Tangguh dan Berkelanjutan”, yang diselenggarakan pada Juli 2018 di New York dan COP 24 UNFCCC yang akan datang di Polandia.

 

Gambar oleh: fixabay.com

Comment here